Tampaknya sekali lagi artis K-Pop disambut dingin oleh penghargaan musik akhir tahun di Jepang.
Hanya seminggu setelah ‘FNS Music Awards’ yang tidak menyertakan artis K-Pop, penghargaan musik kedua dari tiga penghargaan musik akhir tahun terbesar di Jepang, ‘Japan’s Best Hit Music Awards’, mengungkapkan 20 artis pesertanya, dan tidak ada artis K-Pop yang dapat dilihat dalam daftar.
Peserta ‘Best Hit Music Awards’ tahun ini, seperti yang telah dirilis oleh homepage penghargaan tersebut, menampilkan para artis papan atas termasuk Aiko, AKB48, EXILE, SKE 48,
dan banyak lagi, namun tidak ada satu pun artis K-Pop dengan penjualan
album terbaik seperti Kara, DBSK, ataupun SNSD yang diundang, membuat
pertanyaan apakah artis K-Pop mulai disingkirkan oleh stasiun penyiaran
Jepang karena adanya ketegangan politik antara pemerintah Korea dan
Jepang.
Hal ini sangat kontras dengan tahun lalu, dimana Kara dan 2NE1 tampil di ‘Best Hit Music Awards’, sementara Kara, DBSK, dan SNSD mengambil bagian di ‘FNS Music Awards’.
Yang terakhir dari penghargaan musik terbesar adalah penghargaan tahunan ‘Kohaku Uta Gassen’
di NHK, yang belum mengungkapkan barisan pesertanya, tapi banyak
pembicaraan bahwa acara ini juga tidak akan mengundang artis Korea.
Presiden NHK, Matsumoto Masayuki,
sebelumnya telah melancarkan kritikannya terhadap presiden Korea
Selatan, Lee Myung Bak, atas masalah pulau Dokdo dan menentang
kemunculan artis Korea sebagai hasil dari ketegangan politik kedua
negara.
Tahun lalu, DBSK, Kara, dan SNSD tampil di NHK ‘Kohaku Uta Gassen’.
Photo credit : NHK
Source : enewsworld
Tidak ada komentar:
Posting Komentar